Jadi Mitra Beasiswa BAZNAS 2025, Ma’had Aly Al-Tarmasi Pacitan Siap Cetak Ulama Visioner
MA’HADALYALTARMASI, PACITAN – Ma’had Aly Al-Tarmasi Pacitan kembali mencetak sejarah. Lembaga pendidikan tinggi khas pesantren ini resmi terpilih sebagai salah satu mitra Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) tahun 2025.
Status ini menempatkan Ma’had Aly Al-Tarmasi sebagai bagian dari 50 Ma’had Aly se-Indonesia yang dipercaya mendidik kader ulama muda visioner. Peluncuran program BCB digelar di Graha Utama Gedung A Kemendikbudristek RI, Jakarta, Senin (4/8/2025).
Kepala Biro Akademik dan Kerja Sama Ma’had Aly Al-Tarmasi, Zanuar Mubin, hadir langsung dalam agenda peluncuran.
“Ini bukan sekadar beasiswa, tapi bentuk legitimasi bahwa model pendidikan Ma’had Aly relevan dengan tantangan zaman,” tegasnya.
Zanuar menambahkan, program ini sejalan dengan misi Ma’had Aly Al-Tarmasi: mencetak ulama yang tak hanya mumpuni dalam fikih dan ushul, tetapi juga adaptif terhadap dinamika umat.
“Mahasantri hari ini bukan hanya menjawab persoalan ibadah, tapi juga tantangan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan,” tandasnya.
Tahun ini, BAZNAS menggandeng total 183 kampus, baik negeri, swasta, maupun pesantren. Dari ratusan itu, hanya 50 Ma’had Aly yang lolos seleksi, termasuk Al-Tarmasi yang berbasis di Pondok Tremas Pacitan, Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad, M.A., mengatakan, seleksi mitra kampus dilakukan secara ketat.
“Kami ingin mencetak pemimpin masa depan yang punya akar nilai agama yang kuat dan sekaligus punya wawasan global,” ujarnya.
Beasiswa Cendekia BAZNAS tak hanya mencakup bantuan biaya pendidikan. Mahasantri terpilih juga akan mengikuti program pembinaan karakter, kepemimpinan, spiritualitas, serta pelatihan sosial berbasis zakat.
Senada dengan hal itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., mengungkapkan bahwa para penerima beasiswa akan menjadi duta zakat dan penggerak pengabdian di komunitasnya.
“Ini bentuk transformasi zakat dari sekadar dana menjadi gerakan,” ujarnya.
Langkah Ma’had Aly Al-Tarmasi Pacitan bergabung dalam program ini sekaligus memperkuat kiprah pesantren sebagai pilar pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. (*)