Baznas Jatim Siapkan Beasiswa hingga Magang bagi Mahasantri Ma’had Aly At-Tarmasi Pacitan

MAHADALY-ATTARMASI.AC.ID, PACITAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur kini menerapkan pola yang lebih selektif dalam menyalurkan beasiswa pendidikan tinggi dengan memfokuskan sasaran pada kampus Ma’had Aly.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Ma’had Aly At-Tarmasi Pacitan di Ndalem Paguron Soko Papat, Rabu (21/10/2026).

Dalam kerja sama yang dihadiri empat perwakilan Baznas Provinsi Jawa Timur tersebut, sebanyak 10 mahasantri Ma’had Aly At-Tarmasi ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

Tidak sekadar memperoleh bantuan pendidikan, para mahasantri dan lulusan juga mendapatkan akses program pengembangan kapasitas diri hingga praktik kerja.

Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum Baznas Provinsi Jawa Timur, Assoc. Prof. Dr. KH. Moch. Syarif Hidayatullah, Lc., M.Hum., CDAI. menyampaikan bahwa fokus kemitraan pada perguruan tinggi pesantren ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mengawal lahirnya kader-kader ulama.

“Saya sangat bersemangat sekali menghadiri acara ini untuk mendampingi kader-kader ulama. Memang kami berfokus ke kampus Ma’had Aly, Baznas Jawa Timur sekarang lebih selektif dalam memberikan beasiswa dan pelatihan-pelatihannya. Kami juga memiliki beberapa program bagi para penerima beasiswa seperti pelatihan soft skill hingga magang di Baznas,” ujarnya, Rabu (21/10/2026).

Program pembekalan keterampilan dan magang tersebut bertaut erat dengan langkah Ma’had Aly At-Tarmasi dalam menyiapkan kemandirian lulusannya.

Mudir Ma’had Aly At-Tarmasi, KH. Luqman Al-Hakim Harits Dimyathi mengatakan, keberadaan Ma’had Aly ini merupakan ikhtiar untuk melanjutkan rintisan sistem pendidikan formal pesantren masa lampau sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan masa kini.

Sejak beberapa tahun terakhir, pengelola Ma’had Aly At-Tarmasi terus memperluas jejaring kerja sama lintas lembaga agar para lulusan memiliki kesiapan kerja yang matang sesuai disiplin keilmuannya.

“Ma’had Aly ini adalah upaya kami untuk meneruskan qismun nidzam yang didirikan oleh Kiai Hamid Dimyathi. Di tahun 2019 juga pernah ada MoU antara Ma’had Aly dan BUMN berupa magang. Kami juga terus mengupayakan bagaimana lulusan Ma’had Aly langsung bisa bekerja di bidangnya. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kedatangannya dan support-nya,” tuturnya. (*)

Penulis: Muhammad Fahrul Mukminin | Editor: Yusuf Arifai

Leave a Comment