Perkuat Literasi Mahasantri, Perpustakaan Ma’had Aly At-Tarmasi Gelar Program Ijtihad Kepenulisan
MAHADALY-ATTARMASI.AC.ID, PACITAN – Upaya memperkuat budaya literasi di kalangan mahasantri terus dilakukan oleh Ma’had Aly At-Tarmasi Pacitan.
Melalui kegiatan Ijtihad Kepenulisan yang digelar pada Kamis (31/7/2026), para mahasantri mendapatkan pendampingan intensif dari Zanuar Mubin, salah satu muhadir sekaligus Kabag Administrasi Akademik dan Kerja Sama Ma’had Aly At-Tarmasi, untuk mempelajari teknik menulis artikel dari tahap awal hingga siap terbit.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Ma’had Aly At-Tarmasi, Alis Maulana.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perpustakaan untuk memperkuat budaya literasi dan produktivitas akademik di lingkungan mahasantri.
Menurutnya, penguasaan keterampilan menulis menjadi salah satu bekal krusial bagi mahasantri dalam menyebarluaskan gagasan dan hasil kajian keilmuan kepada masyarakat luas.
Program ini dirancang khusus sebagai wadah penguatan literasi akademik sekaligus mendorong peningkatan budaya menulis di lingkungan pesantren.
Melalui pendampingan yang terstruktur, para peserta diajak memahami seluruh proses kepenulisan secara menyeluruh, meliputi Penemuan ide dan gagasan utama, penyusunan kerangka tulisan (outline), teknik pengembangan argumen dan strategi publikasi artikel di media cetak maupun digital.
Dalam sesi materi, Zanuar Mubin menekankan pentingnya menulis sebagai sarana pengembangan kapasitas intelektual dan karier akademik.

“Mengapa harus menulis? Karena dengan menulis kita akan mendapatkan otoritas, memberikan dampak, dan membangun karier. Lewat tulisan, kita mengubah pengetahuan menjadi karya akademik yang bernilai,” tegas Zanuar.
Ia juga menjelaskan bahwa kemampuan menulis tidak sekadar memenuhi kebutuhan akademik, melainkan menjadi media penting untuk mendokumentasikan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan secara berkelanjutan.
Selain membahas dasar-dasar kepenulisan, kegiatan ini juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi modern, termasuk penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak dan bertanggung jawab.
Materi ini disajikan agar mahasantri mampu memanfaatkan kemajuan teknologi tanpa mengesampingkan integritas, etika akademik, serta orisinalitas karya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan. Atmosfer pembelajaran berlangsung interaktif dan dinamis, diisi dengan sesi tanya jawab, diskusi mendalam, hingga praktik langsung penyusunan artikel.
Kegiatan Ijtihad Kepenulisan ini tidak berhenti pada pertemuan perdana. Program pendampingan akan dilanjutkan pada 8 hingga 15 Agustus 2026 mendatang. Pada tahap lanjutan tersebut, fokus pelatihan akan diarahkan pada pendalaman praktik menulis secara mandiri, teknik penyuntingan (editing) naskah dan kurasi dan pendampingan karya peserta hingga layak dipublikasikan di berbagai media maupun platform akademik.
Melalui program ini, Perpustakaan Ma’had Aly At-Tarmasi berharap dapat melahirkan generasi mahasantri yang tidak hanya unggul dalam penguasaan khazanah keislaman, tetapi juga produktif melahirkan karya tulis berkualitas, inspiratif, serta mampu berkontribusi nyata bagi penguatan tradisi intelektual pesantren. (*)
Penulis Nabilah Khoirunnisa | Editor: Yusuf Arifai
