“Saya sudah lama mengamalkannya. Cara membacanya berjamaah dengan para pengurus untuk mendoakan para santri,” terangnya.

“Saya sudah lama mengamalkannya. Cara membacanya berjamaah dengan para pengurus untuk mendoakan para santri,” terangnya.
“Sangat penting lagi adalah menjaga hafalan, menjaga hati dari sifat-sifat tercela, membersihkan hati,” jelasnya.
Berislam dan Berfilsafat: Why Not? M. Amruddin Latif, M.Pd. Dalam khazanah ilmu, filsafat dimaknai sebagai berpikir bebas, radikal, dan berada pada dataran makna. Bebas dalam artian memberikan keluasan pada akal yang mendobrak alur berpikir mainstream. Radikal berarti berpikir sampai akar suatu masalah, menukik, dan […]